Kamasutra ala cicak

•Mei 18, 2009 • & Komentar

Foto ini diambil pas mau keluar rumah lewat pintu belakang (lupa waktu itu mo kemana), eeehh.. tau2 ada 2 ekor cicak lg ml di tembok belakang rumah gw. Kebetulan waktu itu pas lg bawa kamera, ya gw jepret deh..  Ternyata bukan cuma manusia yang doyan kamasutra yah, hehehehee….

FunnyAnimalPic01

FunnyAnimalPic02

::: Istri & Mesin Coca-cola :::

•November 3, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sepasang suami istri yg hendak bercerai sedang memperebutkan hak asuh terhadap anak mereka di pengadilan

Kepada hakim si istri berkata : “Yang Mulia, saya yang mengandung, melahirkan bayi itu dgn mempertaruhkan nyawa saya dan merawatnya dengan penuh kesabaran, jadi biarkan anak itu jadi hak saya !!”

Hakim lalu berkata kepada pihak suami: “Sekarang, apa pembelaan Anda terhadap tuntutan istri Anda?”

Si Suami diam sebentar, dengan nada datar ia berkata: “Yang mulia, Jika saya memasukkan KOIN ke mesin minuman Coca-Cola, mesinnya BERGOYANG SEBENTAR, dan minumannya keluar. Menurut yang mulia…, Minumannya milik Saya atau milik Mesinnya?”

Pesan Bijak

•Oktober 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

 

 

 

“Isi pikiranmu membentuk tindakanmu, tindakanmu membentuk kebiasaanmu, kebiasaanmu membentuk karaktermu, karaktermu membentuk nasibmu.”
(Aristotle)

 

PRIA & WANITA

•Oktober 10, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar
Ada sebuah kisah tentang penciptaan pria & wanita. Pada saat Sang Pencipta
telah selesai  menciptakan pria.
Ia baru menyadari bahwa Ia juga harus menciptakan wanita.
Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk
menciptakan pria.Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan kemudian Ia mengambil lingkaran
bulan purnama,  kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang
tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah, sinar dari
matahari, tetes embun dan tiupan angin.
Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak,
kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan,  rasa manis dari madu
dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan
bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari
burung bangau dan  kesetiaan dari induk singa.
Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita
dan memberikannya kepada pria.
Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak merana dan kesepian
seorang diri.

Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya: ‘Tuhan,
ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia.
Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu
untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele.
Aku datang untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa
hidup dengannya’.
‘Baiklah’, kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali.

Beberapa minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata,
‘Tuhan,  sejak aku memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana
kesepian. Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku
selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan
tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian,
kubayangkan wajahnya yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan
menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja
kepadaku.
Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku
suka akan senyumannya.
Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!’.

Sang Pencipta berkata, ‘Baiklah’. Ia memberikan wanita itu kembali
kepadanya. Tetapi, tiga hari  kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan
berkata, ‘Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia  memberikan lebih banyak
lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan.
Aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu.
Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya’.
Sang Pencipta balik bertanya, ‘Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?’.

Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata,
Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga
tidak dapat hidup tanpa dia.
Tuhan, ajarilah aku untuk mengerti apa artihidup ini?’.

‘Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima
perbedaan dalam  hidupmu!
Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan
hidupmu!’, jawab Tuhan.

Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:
1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.
2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.
3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.
4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.
5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.
6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan

Seberapa pintarkah Anda?

•Oktober 10, 2008 • & Komentar

Di bawah ini ada empat ( 5 ) pertanyaan. Jawablah semua tanpa banyak pikir. Cuma boleh berpikir sedetik, jawab segera & kita akan tahu seberapa pintar anda… .
Siap? GO!!!

Pertanyaan Pertama :

Anda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?

(Blok text dibawah ini untuk melihat jawaban)

Jawaban : Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua!

Jangan ngaco lagi, ya?.
Sekarang jawab pertanyaan kedua,
tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?

Pertanyaan Kedua :

Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?

(Blok text dibawah ini untuk melihat jawaban)

 Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI…  Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?
Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ‘ kan ?

Pertanyaan Ketiga :

Hitung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja. Skali lagi, JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.

Ambil 1000 dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30. Tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000 Sekarang tambahkan 10. Berapa totalnya?  

(Blok text dibawah ini untuk melihat jawaban)

Jawaban: Apakah hasilnya 5000 ? Jawaban yang benar adalah 4100. Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Hari apes, ‘ kan ? Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar…….Mungkin.

Pertanyaan Keempat :

Ayah Mary punya lima anak: 1. Nana, 2. Nini, 3. Nunu,
4. Nene. Siapa nama anak kelima?

(Blok text dibawah ini untuk melihat jawaban)

Jawaban:  Apa anda menjawab Nono?
BUKAN! Tentu saja bukan. Anak kelima namanya Mary. Kalau tidak percaya, baca lagi pertanyaannya!

Pertanyaan Kelima :

Jika dokter memberikan 3 buah pil dan menyarankan anda untuk mengkonsumsi satu pil dengan jarak waktu setengah jam, berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk menghabiskan seluruh pil tersebut ?

(Blok text dibawah ini untuk melihat jawaban)

Jawaban:  Satu jam. Jika anda mengkonsumsi obat tersebut pukul 01.00, pil yang lain pukul 01.30 dan yang terakhir tepat pukul 02.00, berarti seluruh pil habis dalam jangka waktu satu jam. 

 

 

 

 

 

Sumber :

Renungan: SEMENIT SAJA

•Juli 22, 2008 • 1 Komentar

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

 

Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.

 

Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

 

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.

 

Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al Qur’an tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

 

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Masjid

 

Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

 

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

 

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam Al Qur’an; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

 

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci Al Quran.

 

Betapa takutnya kita apabila dipangil boss dan cepat-cepat menghadapnya, namun betapa kita berani dan lamanya untuk menghadap-Nya saat kumandang adzan menggema

Funny Animal Pic

•Juli 9, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Cowok2x

Nih dia cewek2x :) )

Renungan : Saudagar kaya & 4 orang istrinya

•Juli 9, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri.

Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak.
Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.

Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya.
Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain.

Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapanpun pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini.
Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit.

Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dia lah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu mencintainya.
Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya.

Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal.
Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. “Saat ini, aku punya 4 orang
istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri.”

Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri keempatnya. “Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku? Ia terdiam. “Tentu saja tidak, “jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi.

Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada
pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya.

Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga.
“Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir.
Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku?”
Istrinya menjawab, Hidup begitu indah disini. Aku akan menikah lagi jika kau mati. Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai merasa demam.

Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. “Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendampingiku? Sang istri menjawab pelan. “Maafkan aku,” ujarnya “Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu.
Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.

Tiba-tiba terdengar sebuah suara. “Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu. Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapati istri pertamanya disana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam, “Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku.”

Renungan :

Teman, sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini.
Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapapun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya.

Istri yang ketiga, adalah status sosial dan kekayaan.
Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain.
Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya.

Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman.
Seberapapun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya.
Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita.

Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita di
akhirat kelak.

Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.

sumber : TS kaskuser

Perlombaan dracula (joke)

•Juli 4, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dracula
Ada 3 drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling kejam dan sadis.
Drakula yang paling muda dapet kesempetan duluan. Tiba-tiba dia lari secepat
kilat, terus 2 menit udah balik lagi. Mukanya penuh lumuran darah,
seringainya sereem. Terus dia ngomong, “Lu pade liat desa di seberang bukit
itu ?” Yang dua ngangguk, “Iya, liat.” “Desa itu… habiissss !”
Yang paling tua panas juga. Dia juga pergi sekelebat, terus 1 menit udah
balik, mukanya juga penuh dgn cucuran darah. “Lu liat kota yang itu?”,
katanya sambil mukanya nunjukin kalo dia bangga bener. “Iya, liat”, yang dua
ngangguk juga. Kota itu juga habiiissssss !”, kata yang paling tua sambil
ketawa serem, “Hua ha ha hah !”.Drakula yang satunya lagi tambah panas, dia juga pengen show off. Akhirnya dia juga lari sekelebat. Temennya yang dua terperanjat, soalnya belum sampe setengah menit dianya udah balik, penuh dengan cucuran darah di mukanya dan matanya. Temennya yang dua membatin, “Gila ni drakula,…. sangar amat, ternyata dia yang paling jago”. Sambil ngos-ngosan dia teriak, “Lu pade liat nggak tiang listrik di pas belokan sana?” “Liat! Liat!”, kata yang laen. “Sialan, gua kagak liat !!”. kata si drakula.

Melompati Guling (Joke)

•Juli 4, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar
Purnomo dan Astuti pulang kampung naik motor, Lagi asyik naik motor, tiba tiba ada angin yang meniup sapu tangan milik astuti sehingga jatuh keseberang parit. Dengan tangkas dan berani purnomo meloncati parit tersebut dan menyerahkan saputangan ke astuti.Dan mereka meneruskan perjalanan, sewaktu melewati sebuah perkampungan, hari sudah senja dan hujan lebat, maka mereka berteduh disebuah rumah yang sederhana, karena hujan tak kunjung berhenti maka diputuskan malam ini mereka numpang nginap di rumah tersebut, dan pemilik rumah mengizinkan.
Pemilik Rumah: “Maaf ya dik …. kamarnya cuma satu.”

Purnomo & Astuti: “Tak apa bu, kami berterima kasih sekali di izinkan menginap.”

Pemilik Rumah: “Berhubung adik bukan suami istri maka adik berdua tidurnya di batasi GULING ya.”

Purnomo dan Astuti saling pandang, maka mereka tidurlah dengan nyenyak sampai pagi.

Paginya mereka pamit pulang, tapi Astuti cemberut terus dan tak mau bicara sehingga Purnomo menjadi bingung.

Purnomo:”Hei…yang …! kenapa sih kamu cemberut terus?”

Astuti: “(Dengan kesal menjawab) Aku gak nyangka mas yang begitu tangkas melompati parit untuk mengambilkan saputanganku tapi tadi malam mas tidak sanggup melompati GULING.”